Neicytekno – Membatasi rx (download) dan tx (upload) user hotspot pada mikrotik masih banyak yang salah atau tertukar antara kecepatan download dan upload karena dalam kolom hanya tersedia keterangan “rate limit (rx/tx)” bukan up/down.
Oleh karena itu agar lebih mudah kita bisa bayangkan rx (received/diterima) jadi rx adalah trafik data yang kita terima dari internet atau bisa kita sebut Download.
Kemudian, tx(transmit/mengirim) seperti namanya bahwa kita menggunakan tx ketika sedang mengirim data ke internet atau biasa disebut dengan Upload.
Setelah tahu perbedaan rx dan tx sepatutnya kita tidak akan bingung lagi dalam menentukan berapa kecepatan download dan upload untuk client hotspot kita. kita akan coba langsung praktekan bagaimana cara menentukan besaran kecepatan yang akan dimiliki oleh user.
Kita akan ambil contoh kasus disebuah sekolah yang terdiri dari guru dan murid, akan menggunakan sistem hotspot untuk manajemen jaringan internya, dimana guru dan murid akan mendapatkan kecepatan yang berbeda, yaitu untuk guru kita berikan kecepatan download 2Mbps dan Upload 1Mbps. Sedangkan untuk murid kita akan berikan download 725Kbps dan upload 512Kbps. Maka kita akan setting user profilenya dengan:
Untuk Guru:
Pertama kita buka Mikrotik menggunakan aplikasi Winbox dan masuk kemenu “IP — Hotspot — User Profilles — add(+)“
- Name = Guru
- Rate Limit (rx/tx) = 2M/1M (kecepatan download dan upload)
Untuk Murid:
Lakukan hal yang sama yaitu masuk ke menu “IP — Hotspot — User Profilles — add(+)“
- name = Murid
- Rate limit (rx/tx) = 725K/512K
- server = all
- name = deriza
- password = neicytekno
- profile = Guru