Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Cara Menghitung Biaya Rawat Inap Klinik Persalinan dengan Rumus VLOOKUP di Excel

Menghitung Biaya Rawat Inap beserta pelayanan persalinan di Klinik bisa menggunakan Rumus VLOOKUP di Excel. Rumus VLOOKUP digunakan untuk merekam data dari suatu tabel untuk dijadikan referensi yang kemudian di sesuaikan dengan Cells Target untuk di Hitung dan tentukan. 

Dalam artikel kali ini penulis akan membahas mengenai cara menghitung biaya rawat inap di Klinik Persalinan. Aplikasi Klinik Persalinan ini berisi : 

  • Kelas (A,B,C), Beserta biaya per kelas nya
  • Lama inap (tanggal masuk - tanggal Keluar)
  • Biaya Inap
  • Biaya Pelayanan
  • Biaya Persalinan (Di tangani oleh Dokter / Bidan)
  • Total Bayar
  • Laporan keuangan
Untuk Lebih Jelasnya Perhatikan Gambar di bawah ini : 
Klinik Persalinan dengan Rumus VLOOKUP di Excel
Kita akan membuat aplikasi Klinik Persalinan beserta biaya rawat inap dengan menggunakan rumus VLOOKUP di Excel. Untuk pembuatannya Ikuti langkah-langkah berikut ini  : 

Langkah Pertama : Membuat Tabel dan Desain Klinik Persalinan

Langkah pertama adalah membuat desain awalnya. Desain awal ini berupa Tabel beserta isinya, Namun hanya ada beberapa bagian saja yang harus di isi dan sisanya akan terisi secara otomatis menggunakan Rumus VLOOKUP. Ikuti langkah-langkah berikut ini : 
  1. Buka Ms Excel nya dan kemudian buatkan Worksheet baru
  2. Buatkan 4 Tabel, Sebagai contoh perhatikan gambar berikut ini : 
    Tabel Klinik Persalinan
    Keterangan :
    * Buatlah Tabel dan isi sesuai dengan gambar di atas (sebagai Contoh)
    * Di bagian Cells Tanggal, Gunakan Format Number
    Short Date. Caranya klik Cells nya kemudia pergi ke Tab Home > Format Number > Short Date

    * Di semua bagian Cells yang berisi Nilai Mata Uang (Pembayaran), Gunakan Format Number Accounting dengan mata uang Rp Indonesia. Dengan Cara Klik Cells nya kemudian Pergi ke Tab Home > Format Number > Accounting dan Pilih Mata uang Rp Indonesia.

    **Perhatikan Penggunaan Cells nya, Karna jikalau berbeda maka rumusnya juga akan berbeda.

Langkah Ke-2 : Menggunakan Rumus VLOOKUP dan Rumus Lainnya

Setelah membuat Desain dan Data awalnya, Maka langkah selanjutnya adalah mengisi bagian yang masih kosong dengan Rumus VLOOKUP dan beberapa rumus Dasar seperti SUM dan Perhitungan. 

Bagian Lama Inap : Menggunakan Rumus DATEDIF

Rumus DATEDIF merupakan rumus yang digunakan untuk menghitung jarak/selisih dari 2 tanggal. Jadi kita bisa melihat selisih dari tanggal masuk - tanggal keluar pasien.
  1. Aktifkan Cells G6 kemudian Masukan Rumus ini : 
    =DATEDIF(E6,F6,"d")

    Keterangannya : 
    =DATEDIF(date1,date2,"Interval")
    Interval itu jenis Date yang diinginkan, Seperti :
    d = Untuk menghitung selisih Hari di antara 2 tanggal 
    m = Untuk menghitung selisih Bulan di antara 2 tanggal 
    y = untuk menghitung selisih tahun di antara 2 tanggal 

  2. Gunakan Fill Handle untuk mengisi Cells bagian bawahnya dengan rumus.

Bagian Biaya Inap : Menggunakan Rumus VLOOKUP

Rumus VLOOKUP digunakan untuk mengambil referensi dari suatu tabel untuk di sesuaikan dengan data yang ditentukan. Dalam menentukan biaya Inap ini kamu harus mengambil data dari tabel pembayaran per kelas nya. Kemudian di kalikan dengan Lama Inap.
  1. Aktifkan Cells H6 kemudian masukan rumus ini :
    =VLOOKUP(C6,$I$15:$K$18,2)*G6

    Keterangannya : 
    * Penggunaan tanda $ (absoluth) ini di maksudkan untuk mengunci tabel referensi agar tidak berubah ketika menggunakan Fill Handle.

  2. Gunakan Fill Handle untuk mengisi bagian bawahnya dengan rumus.

Bagian Biaya Layanan : Menggunakan Rumus VLOOKUP

  1. Aktifkan Cells I6 kemudian masukan rumus ini : 
    =VLOOKUP(C6,$I$15:$K$18,3)*G6

    Keterangannya : 
    * Penggunaan tanda $ (absoluth) ini di maksudkan untuk mengunci tabel referensi agar tidak berubah ketika menggunakan Fill Handle.

  2. Gunakan Fill Handle untuk mengisi bagian bawahnya dengan rumus.

Bagian Biaya Persalinan : Menggunakan Rumus IF

Rumus IF digunakan untuk menentukan Pilihan dari 2 Kategori yang berbeda. Dalam tabel contoh di atas kita menggunakan 2 pilihan yaitu Dokter dengan biaya 850.000 dan Bidan dengan Biaya 400.000 maka kita harus menentukan biaya sesuai penanganan yang digunakan.
  1. Aktifkan Cells J6 dan kemudian masukan Rumus ini :
    =IF(D6="Dokter",850000,400000)

    Keterangannya : 
    Penjelasan rumus di atas seperti ini: Jika Cells D6 berisi Dokter maka biayanya 850000, namun jika bukan maka biayanya 400000.

  2. Untuk mengisi bagian bawahnya dengan rumus, Gunakan Fungsi Fill Handle.

Bagian Total Bayar : Menggunakan Rumus SUM

Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan beberapa data numeric dalam beberapa cells. Untuk mengetahui jumlah TOTAL BAYAR maka kita harus menjumlahkan bagian Biaya Inap, Biaya Layanan dan Biaya Persalinan. 
  1. Aktifkan Cells K6 kemudian masukan rumus ini : 
    =SUM(H6+I6+J6)

    Keterangan : 
    Rumus di atas digunakan untuk menjumlahkan bagian Biaya Inap, Biaya Layanan dan Biaya Persalinan.

  2. Untuk mengisi bagian bawahnya, Gunakan FUngsi Fill Handle.
Setelah Tabel utamanya terisi, Maka langkah terakhir adalah membuat Laporan untuk Total Pembayaran yang di terima dan Jumlah pasien yang mengisi Kelas A, B dan C.

Bagian Laporan : Total Bayar (Semua Pasien)

Pada Bagian ini kita akan menjumlahkan Semua Pembayaran yang ada di Tabel Utama. Untuk menghitungnya Gunkan Rumus SUM.
  1. Ktifkan Cells D16 kemudian masukan rumus ini :
    =SUM(K6:K13)

  2. Setelah itu Total Pembayaran dari semua pasien akan muncul Nominalnya.

Bagian Laporan :  Jumlah Kelas yang digunakan 

Bagian Laporan ini memperlihatkan Kelas yang digunakan oleh pasien,  Jadi ada berapa yang mengisi ruangan per kelasnya akan di perlihatkan disini.
  1. Untuk melihat Jumlah yang mengisi Kelas A, Aktifkan Cells D17 kemudian masukan rumus ini :
    = COUNTIF(C6:C13,"A")

  2. Untuk melihat jumlah yang mengisi Kelas B, Aktifkan Cells D18 kemudian masukan rumus ini :
    = COUNTIF(C6:C13,"B")

  3. Untuk melihat jumlah yang mengisi Kelas C, Aktifkan Cells D19 kemudian masukan rumus ini :
    = COUNTIF(C6:C13,"C")

Nah itu adalah cara untuk membuat aplikasi Klinik persalinan. Cara menghitung Biaya Rawat Inap di Klinik Persalinan denga menggunakan rumus VLOOKUP. 

Rumus di atas masih bisa dikembangkan kembali. Jadi Kamu bisa memodifikasi rumsunya sehingga sesuai dengan Kasus-kasus yang lebih rumit. jadi jangan berhenti disini yah,,, teruslah belajar !!

*** JIKA KAMU MENGGUNAKAN CELLS YANG BERBEDA DENGAN CONTOH DI ATAS MAKA RUMUSNYA JUGA AKAN BERBEDA** jadi perhatikan setiap langkah dan penggunaan Cells nya.

Pelajari Versi Video-nya disini dan dapatkan Password untuk Unprotect Sheet Excel-nya:


Baca Juga : Tutorial Ms Excel Untuk Administrasi Perkantoran [Lengkap]

Download Aplikasi Rawat Inap Klinik Persalinan Berbasis Excel disini.

Post a Comment for "Cara Menghitung Biaya Rawat Inap Klinik Persalinan dengan Rumus VLOOKUP di Excel"