Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Cara Membuat Neraca Saldo & Lajur di Excel Beserta Contohnya

Neraca adalah salah satu bagian dari laporan keuangan dalam administrasi perkantoran. Neraca adalah merupakan suatu daftar yang menggambarkan ringkasan kekayaan, Kewajiban dan modal dari suatu perusahaan. Bentuk Dasarnya adalah seperti berikut :

AKTIVA (Harta) = Hutang + Modal

Ada beberapa unsur yang harus ada dalam pembuatan Neraca, Yaitu :

  1. Aktiva (Kekayaan)
  2. Hutang
  3. Modal
Kemudian dalam penyusunan Laporan Neraca bisa menggunkan 2 Bentuk yaitu :
  1. Bentuk T (T Form)
    Bentuk ini menyusun dan menempatkan Aktiva di sebelah kiri dan kemudian menempatkan Modal dan Hutang di sebelah kanan Tabel/Kolom.
  2. Bentuk Laporan
    Kalau bentuk ini Aktiva, Hutang dan Modal di susun secara berurutan dari bagian atas hingga bawah.
Nah dalam Tutorial kali ini kita akan mencoba membuat Neraca dengan bentuk T Form. Untuk Lebih jelasnya kita langsung saja ke contoh dan cara pembuatannya.

Contoh Neraca Saldo dan Lajur 

Berikut ini merupakan contoh Neraca yang dibuat dengan menggunakan Ms Excel : 
Contoh Neraca Saldo & Lajur


Untuk Cara Pembuatannya ikuti langkah-langkah pembuatan Neraca di bawah ini. Perlu diperhatikan bahwa setiap Penggunaan Cells dalam Excel akan menentukan Rumus yang digunakan. Jadi perhatikan setiap Cells nya dengan baik dan teliti. Jangan sampai ada yang terlewat.

Langkah-langkah Membuat Neraca Saldo & Lajur di Excel :

  1. Buka aplikasi Excel dan kemudian Buatkan Worksheet/Lembar kerja Baru
  2. Buatkan Bagian Kepala/Kop serta Judul kolomnya seperti pada gambar di bawah ini : 
    Keterangan : Bagian Kepala/KOP
    *Ketikan Text seperti pada gambar di atas, Atau kamu bisa merubahnya dengan menggunakan nama Perusahaan kamu.

    * Untuk menggabungkan beberapa Cells, Seleksi bagian Cells nya kemudian pergi ke Tab Home > Merge & Center

    * di Bagian "NERACA" Gunakan Huruf Arial dengan ukuran 14 pt dan diberi efek Bold
    * di Bagian Perusahaannyam Gunakan Huruf Arial dengan ukuran 18 pt serta berikan Efel Bold dan Underline.
    * di Bagian Periode, Gunakan Huruf Arial dengan ukuran font 12 pt

    Keterangan : Bagian Judul Kolom
    * Ketikan Text Seperti pada gambar di atas dan gunakan Jenis huruf Arial dengan ukuran font 10 pt serta diberi Efek Bold

    *Untuk Merapihkan Posisi Text dalam Cells nya, Perpanjang bagian Cells dengan cara Menyeret bagian Kode Cells (di bagian atas) ke arah kanan.

    * Untuk Menata Text agar berada di tengah Cells dan terlihat Rapih, Maka gunakan Efek Middle Align dan Center untuk text nya. Kemudian Gunakan juga Efek Wrap Text. Di tab Home > Middle align, Center dan Kemudian Tab Home > Wrap Text

  3. Isi Bagian Tabelnya. Ketikan text pada tabel seperti pada gambar berikut ini : 
    Keterangan :
    * Sebagai Contoh isi Tabel sesuai dengan Gambar di atas. Atau kamu bisa mengisinya dengan Kasus yang kamu alami.

    * Untuk membuat Tabel, Seleksi Bagian Tabelnya kemudian Pergi Ke Tab Home > Borders > Pilih Border yang di inginkan.

  4. Isi Bagian JUMLAH AKTIVA nya. Aktifkan Cells C19 kemudian masukan Rumus berikut :
    =((C7+C8+C9+C10+C11+C13+C15+C17)-(C12+C14+C16)) 
    Keterangan : 
    * Saldo yang menggunakan Tanda (    ) merupakan Saldo yang Negatif / Mengurangi.
    * Jadi Saldo yang Positif semuanya di jumlahkan kemudian di kurangi Saldo Negatif.
     
  5. Isi Bagian JUMLAH nya, aktifkan Cells F19 kemudian Masukan Rumus ini : 
    =SUM(F7:F12)
    Rumus Tersebut digunakan untuk menjumlahkan bagian Hutang dan Modal.

    Keterangan : Jumlah Aktiva (Kekayaan) harus sama dengan Jumlah Hutang dan Modal.

  6. Selesai....

Tutrial di atas merupakan Contoh Pembuatan Neraca. Dalam pembuatan Neraca ini Jumlah Aktiva (kekayaan) harus sama dengan Jumlah modal dan hutang. Jika Jumlah tersebut tidak sama berarti ada beberapa kendala yang sudah terjadi. 

Jika Jumlah Kekayaan tidak sama dengan Modal dan Hutang maka ada beberapa kemungkinan, Seperti : 

  • Salah Input Saldo / Saldo sudah salah dari awal
  • Salah mencatat Jumlah uang dalam Jurnal
  • salah menjumlahkan data
  • Salah Mengklarifikasi akun
  • Kesalahan dalam penginputan Jumlah Uang
Cara Agar terhindar dari Kesalahan seperti pada gambar di atas : 
  • Teliti dalam memasukan data Aktiva, Hutang, Modal dan lainnya
  • Analisa kembali apakah elemen tersebut bersifat mengurangi atau menambah.
  • Periksa kembali Data yang di masukan, Biasanya ada yang kurang atau malah ada data yang lebih.
  • Cek kembali Dengan menggunakan Data Bukti fisik Pembayaran seperti Rekening dan lainnya.
  • Menguji kembali jumlah yang ada dengan Jurnal.
  • Menuliskan Data secara terurut seperti pada rekening yang digunakan.
  • Menuliskan secara terurut berdasarkan Tanggal penggunaannya / berdasarkan tanggal terjadinya transaksi.
  • Melakukan Cek pada penulisan Angka, Khusunya pada penggunaan tanda "," dan "."
Nah Mungkin itu adalah sedikit penjelasan tentang Neraca. Pada Dasarnya penulisan Neraca antara Aktiva dengan Modal dan hutang harus sesuai dan sama. 

Pelajari Versi Video-nya disini dan dapatkan Password untuk Unprotect Sheet Excel-nya:

Download Contoh Neraca Saldo dan Lajur (File xlsx) disini.

Post a Comment for "Cara Membuat Neraca Saldo & Lajur di Excel Beserta Contohnya"