Cara Mengetahui DNS Server yang Digunakan Windows

Neicytekno – DNS Server berperan penting dalam koneksi internet karena bertugas menerjemahkan nama domain seperti google.com menjadi alamat IP yang dapat dikenali oleh komputer. Ketika koneksi internet mengalami masalah saat membuka website, mengetahui DNS Server yang digunakan Windows dapat membantu proses troubleshooting.

Melalui Perintah CMD, pengguna dapat melihat DNS Server yang sedang digunakan tanpa harus membuka pengaturan jaringan Windows. Cara ini dapat dilakukan pada koneksi Wi-Fi maupun Ethernet.

Cara Mengetahui DNS Server dengan Ipconfig

Cara paling mudah untuk melihat DNS Server adalah menggunakan perintah:

ipconfig /all

Langkah-langkahnya:

  1. Tekan Windows + R.
  2. Ketik:
cmd
  1. Tekan Enter.
  2. Jalankan:
ipconfig /all
  1. Tekan Enter.
  2. Cari adapter jaringan yang sedang digunakan.
  3. Temukan bagian:
DNS Servers

Contohnya:

DNS Servers . . . . . . . . . . . : 192.168.1.1
                                    8.8.8.8

Alamat yang tercantum pada bagian tersebut merupakan DNS Server yang dikonfigurasi atau diperoleh oleh adapter tersebut.

Cara Mengetahui DNS Server Wi-Fi

Jika menggunakan Wi-Fi, jalankan:

ipconfig /all

Kemudian cari:

Wireless LAN adapter Wi-Fi

Di dalam bagian tersebut, cari:

DNS Servers

Contoh:

Wireless LAN adapter Wi-Fi:

   IPv4 Address. . . . . . . . . . : 192.168.1.20
   Default Gateway . . . . . . . . : 192.168.1.1
   DNS Servers . . . . . . . . . . : 192.168.1.1

Dalam contoh tersebut, Windows menggunakan 192.168.1.1 sebagai DNS Server untuk adapter Wi-Fi.

Cara Mengetahui DNS Server Ethernet

Untuk koneksi menggunakan kabel LAN, cari bagian:

Ethernet adapter Ethernet

Kemudian perhatikan:

DNS Servers

Contohnya:

Ethernet adapter Ethernet:

   IPv4 Address. . . . . . . . . . : 192.168.10.20
   Default Gateway . . . . . . . . : 192.168.10.1
   DNS Servers . . . . . . . . . . : 192.168.10.1

DNS Server dapat berbeda antara adapter Wi-Fi dan Ethernet, tergantung konfigurasi jaringan.

Cara Melihat DNS Server dengan Nslookup

Selain ipconfig, Anda dapat menggunakan:

nslookup

Jalankan perintah tersebut di CMD:

nslookup

Biasanya Windows akan menampilkan informasi seperti:

Default Server:  ...
Address:  192.168.1.1

Bagian Address menunjukkan server DNS yang digunakan oleh nslookup pada saat itu.

Untuk keluar dari mode nslookup, ketik:

exit

Kemudian tekan Enter.

Cara Mengecek DNS Server yang Digunakan untuk Domain

Anda juga dapat menggunakan nslookup secara langsung.

Contoh:

nslookup google.com

Hasilnya akan menampilkan informasi mengenai server DNS yang digunakan untuk melakukan query serta alamat IP yang dikembalikan untuk domain tersebut.

Contoh sederhana:

Server:  ...
Address:  192.168.1.1

Name:    google.com
Addresses: ...

Perlu dibedakan antara DNS Server yang digunakan untuk melakukan query dan alamat IP hasil resolusi DNS. Keduanya merupakan informasi yang berbeda.

Cara Mengetahui DNS Server dengan Netsh

Windows juga menyediakan perintah netsh untuk melihat konfigurasi DNS pada interface jaringan.

Gunakan:

netsh interface ipv4 show dnsservers

Perintah tersebut akan menampilkan konfigurasi DNS Server untuk interface IPv4 yang tersedia.

Contohnya dapat menampilkan informasi seperti:

Configuration for interface "Wi-Fi"

    DNS servers configured through DHCP:
        192.168.1.1

Jika DNS diatur secara manual, hasilnya dapat menunjukkan alamat DNS yang telah ditentukan pada interface tersebut.

Perbedaan DNS Otomatis dan DNS Manual

DNS Server pada Windows dapat diperoleh secara otomatis atau ditentukan secara manual.

DNS otomatis biasanya diperoleh melalui DHCP dari router atau jaringan yang digunakan.

Contohnya:

DNS Servers : 192.168.1.1

Sedangkan DNS manual menggunakan alamat yang telah ditentukan oleh pengguna atau administrator jaringan.

Contohnya:

8.8.8.8
1.1.1.1

Pengaturan DNS dapat berbeda tergantung adapter dan konfigurasi Windows.

Cara Mengecek Apakah DNS Berfungsi

Setelah mengetahui DNS Server, Anda dapat menguji proses resolusi nama menggunakan:

nslookup google.com

Jika nslookup berhasil mendapatkan alamat IP untuk domain tersebut, berarti permintaan DNS mendapatkan respons.

Anda juga dapat mencoba domain lain:

nslookup microsoft.com

Jika satu domain berhasil tetapi domain tertentu gagal, masalahnya belum tentu berada pada DNS secara keseluruhan dan perlu diperiksa lebih lanjut.

DNS Server Tidak Muncul, Apa Penyebabnya?

Jika informasi DNS tidak terlihat seperti yang diharapkan, beberapa kemungkinan dapat terjadi:

  • Adapter jaringan belum terhubung.
  • Konfigurasi DNS belum tersedia.
  • DHCP belum memberikan konfigurasi.
  • DNS dikonfigurasi dengan cara tertentu pada sistem.
  • Adapter yang diperiksa bukan adapter yang sedang digunakan.

Untuk melihat seluruh konfigurasi jaringan, gunakan:

ipconfig /all

Periksa adapter yang memiliki koneksi aktif dan lihat bagian DNS Servers.

DNS Server Berbeda dengan Default Gateway

DNS Server dan Default Gateway memiliki fungsi yang berbeda.

Contoh:

IPv4 Address    : 192.168.1.20
Default Gateway : 192.168.1.1
DNS Servers     : 8.8.8.8

Default Gateway digunakan sebagai jalur menuju jaringan lain, sedangkan DNS Server digunakan untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.

Keduanya bisa menggunakan alamat yang sama, tetapi tidak harus sama.

Perintah CMD untuk Mengecek DNS Server

Berikut beberapa perintah yang dapat digunakan:

ipconfig /all

Melihat konfigurasi jaringan lengkap termasuk DNS Server.

nslookup

Melihat DNS Server yang digunakan oleh utilitas nslookup.

nslookup google.com

Menguji resolusi nama domain.

netsh interface ipv4 show dnsservers

Melihat konfigurasi DNS pada interface IPv4.

Kesimpulan

Mengetahui DNS Server yang digunakan Windows dapat dilakukan dengan mudah melalui CMD Windows. Perintah ipconfig /all merupakan cara praktis untuk melihat DNS Server pada masing-masing adapter jaringan.

Sementara itu, nslookup dapat digunakan untuk melihat server DNS yang digunakan dalam proses query sekaligus menguji apakah nama domain berhasil diterjemahkan menjadi alamat IP.

Informasi DNS ini sangat berguna ketika melakukan troubleshooting jaringan, terutama ketika komputer terhubung ke internet tetapi mengalami masalah saat membuka website berdasarkan nama domain.