Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

7 Prinsip Pembelajaran Kontekstual Beserta Penjelasannya

Neicy Tekno - Prinsip Pembelajaran Kontekstual merupakan cara agar peserta didik dapat mengembangkan cara belajarnya, dan mengaitkan dengan apa yang ada atau yang terjadi di masyarakat. Prinsip Dasar Pembelajaran kontekstual ini akan memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada peserta didik dalam berinteraksi dengan masyarakat.  

7 Prinsip Pembelajaran Kontekstual Beserta Penjelasannya

Proses pembelajaran akan dimulai dari Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Metode pembelajaran ini berlaku untuk semua mata pelajaran. Jika di definisikan dengan lebih rinci, Pembelajaran Kontekstual adalah Konsep/Metode pembelajaran yang membantu Tenaga Pendidik (Guru) dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata Siswa/i. Selain itu, Metode ini juga akan memotivasi peserta didik untuk membuat hubungan antara pembelajaran dengan lehidupan nyata.

Prinsip Pembelajaran Kontekstual

Menurut apa yang saya pelajari, ada 7 Prinsip Pembelajaran Kontekstual. Namun, Jika melihat dari buku karya Munir (2015), Maka akan ada 6 Prinsip Pembelajaran Kontekstual. Meskipun begitu, Point-point yang terdapat pada buku tersebut memiliki kesamaan dengan apa yang saya pelajari.

#1 - Konstruktivisme

Konstruktivisme merupakan suatu pandangan mengenai pembelajaran yang mengacu pada peningkatan perkembangan logika, pemecahan masalah dan membangun pemahaman tentang sesuatu hal berdasarkan pengalaman, pengetahuan dan kepercayaan. 

Menciptakan suatu makna dari apa yang dipelajari di lingkungan belajar, masyarakan ataupun rumah. Dengan begitu, Pengalaman yang terjadi akan menjadi suatu pembelajaran yang sangat bermakna untuk mereka. Memahami dan mendapatkan pengetahuan sesuai dengan pengalaman-pengalaman baru.

#2 - Pertanyaan

Penggunaan Pertanyaan merupakan hal yang penting untuk dilakukan, Peserta didik akan belajar mengenai cara memecahkan masalah. Pertanyaan akan menuntun cara berpikir peserta didik menjadi lebih baik. Jika hanya memberikan informasi, Maka peserta didik tidak akan memiliki kesempatan untuk berpikir dan mencari jawaban yang pasti.

Peserta didik belajar menjawab atau mengajukan pertanyaan tentang suatu fenomena, Belajar dalam membuat suatu pertanyaan yang dapat diuji dengan baik. Saling bertanya mengenai bukti, interpretasi dan penjelasan yang baik.

#3 - Inquiry

Proses pembelajaran yang diawali dengan pertanyaan-pertanyaan. Melakukan penyelidikan, eksperimen atau pencarian hingga mendapatkan suatu pengetahuan yang mereka butuhkan dalam pembelajaran ataupun dunia nyata.

Peserta didik di arahkan untuk mendapatkan materi dan pembelajaran melalui pertanyaan ataupun investigasi.

#4 - Masyarakat Belajar

Sekelompok peserta didik yang terikat pada kegiatan pembelajaran dengan tujuan memperdalam materi yang dipelajari. Semua peserta didik di arahkan untuk berbicara, membagikan ide, dan mendengarkan ide peserta didik lainnya secara cermat. Bekerja sama.untuk membangun pengetahuan dengan teman di kelompok belajar. 

#5 - Pemodelan

Proses penampilan suatu contoh agar orang lain dapat berpikir, bekerja, memahami dan belajar. Dalam pembelajaran, Biasanya Guru akan memodelkan bagaimana siswa belajar dengan baik. Guru dapat menunjukan sesuatu yang baru untuk dapat dipelajari oleh peserta didik.

#6 - Refleksi

Refleksi dilakukan untuk mempelajari kembali pelajaran yang sudah dipelajari. Mempelajari kembali untuk membantu peserta didik dalam menemukan suatu makna dalam setiap pembelajaran. Biasanya Refleksi dilakukan di akhir pembelajaran seperti melakukan diskusi, tanya jawab ataupun menyampaikan pesan dan kesan.

#7 - Penilaian Autentik

Penilaian Otentik merupakan suatu istilah yang menjelaskan berbagai metode penilaian alternatif. Semua itu memungkinkan siswa untuk mendemonstrasikan kemampuan masing-masing dalam menyelesaikan tugas-tugas serta menyelesaikan masalah.

Kemudian Peserta didik juga dapat mengekspresikan keterampilan dan pengetahuannya dengan cara mensimulasikan situasi yang dapat ditemui di kehidupan nyata atau lingkungan masyarakat (diluar sekolah).

Jadi itulah Prinsip-Prinsip Pembelajaran Kontekstual beserta penjelasan lengkapnya. Anda bisa mempelajari Pembelajaran atau Prinsip Pembelajaran Kontekstual di Buku Pendidikan. Tulisan di atas hanya sebatas pemahaman saya yang sama-sama sedang belajar.

Baca Juga:

Post a Comment for "7 Prinsip Pembelajaran Kontekstual Beserta Penjelasannya"